Ikan Setan Bisa Sembuhkan Demam Berdarah

Ikan gindara alias ikan setan.

Minggu, 22 Juli 2012, 22:49 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Sekilas ikan gindara tampak seperti ikan tongkol, rasa dan tekstur dagingnya pun serupa dan cocok untuk dibuat daging tanpa tulang (fillet). Namun untuk urusan khasiat, ikan gindara--yang juga dijuluki ikan setan--ternyata sangat potensial untuk dikembangkan sebagai bahan neutrasikal atau berfungsi sebagai obat.

Minyak dari ikan gindara mampu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan memberikan perlindungan terhadap jenis kanker tertentu. Ikan gindara akan mempercepat proses peningkatan trombosit bila ikan tersebut dikonsumsi rutin beberapa iris setiap hari.

Hal ini membuat ikan gindara sangat pas dikonsumsi untuk menyembuhkan thypus dan demam berdarah, karena faedahnya yang mempercepat proses peningkatan trombosit di dalam tubuh.

Khasiat minyak ikan gindara tak lepas dari komponen yang dikandungnya yang terdiri atas 2,92 persen lemak jenuh, 88,73 persen lemak tidak jenuh tunggal (MUFA--Mono-Unsaturated Fatty Acid) dan 8,32 persen lemak tidak jenuh (PUFA--Poly-Unsaturated Fatty Acid) dari total berat badan ikan.

Para peneliti dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) menyebutkan bahwa ikan gindara mengandung omega-9 (95 persen) yang mampu menurunkan kolesterol.

Ikan ini juga mengandung asam lemak tak jenuh ganda atau Docosahexanoat (DHA) sebesar 1,98 persen yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak.

Studi yang dilakukan Dr Robert McNamara dari Departemen Psikiatri University of Cincinnati College of Medicine menyimpulkan bahwa anak laki-laki usia 8-10 tahun yang diberi asupan DHA terbukti lebih bagus hasilnya dalam mengerjakan tugas-tugas akademik.

Redaktur: Yudha Manggala P Putra


Sumber: Antara
Republika Online - http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/12/07/22/m7kjz8-ikan-setan-bisa-sembuhkan-demam-berdarah

Almond dan Kacang Tanah Cegah Risiko Kanker Hati

Oleh: Santi Andriani
gayahidup - Minggu, 22 Juli 2012 | 13:09 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Makan kacang-kacangan tak dipungkiri memang memiliki banyak keutamaan.

Penelitian terbaru menemukan, makan makanan yang kaya asupan vitamin E itu dapat mengurangi risiko kanker hati. Seperti dilansir dari dailymail.

Khasiatnya khususnya ditemukan kacang almond, kacang tanah, kacang pinus dan aprikot kering.

Sejumlah kacang itu juga dikenal membantu mencegah rersiko terkena penyakit jantung dan kerusakan mata di usia tua.

Dr Wei Zhang, dari Shanghai Cancer Institute, menganalisis data dari 132.837 orang - termasuk 267 pasien kanker hati - di Cina yang 54 persen dari semua kanker hati di dunia terjadi.

Setelah mengumpulkan informasi tentang kebiasaan makan para partisipan, kemudian dibandingkan risiko kanker hati untuk peserta yang memiliki asupan vitamin E tinggi dengan yang tidak.

"Kami menemukan, hubungan antara asupan vitamin E dan risiko kanker hati. Pesan yang dibawa pulang adalah bahwa asupan tinggi vitamin E baik dari makanan atau suplemen tersebut terkait dengan rendahnya risiko kanker hati pada orang paruh baya atau lebih tua," katanya.

Kanker hati adalah penyebab paling umum ketiga dari kematian yang disebabkan kanker di dunia. Kanker ini paling umum kelima ditemukan pada pria dan yang paling umum ketujuh pada wanita.

Sekitar 85% dari kanker hati terjadi di negara berkembang. Studi ini dipublikasikan dalam Journal of National Cancer Institute. [mor]


Sumber :
Inilah.com - http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1885205/almond-dan-kacang-tanah-cegah-risiko-kanker-hati

Translate